Profil Wilayah Kerja Penyuluhan Kecamatan Gunung Bintang Awai

KEADAAN UMUM

Keadaan umum merupakan gambaran singkat keadaan wilayah,  yang menggambarkan potensi pada suatu wilayah. Potensi wilayah perlu dikembangkan sebagai salah satu sasaran programa penyuluhan pertanian karena berisi data-data kecocokan agroklimat dengan potensi pertanian di suatu wilayah. Potensi lahan diharapkan dapat menampung program-program penyuluhan pertanian tentang komoditas-komoditas yang cocok dibudidayakan diwilayah tersebut. Penyusunan programa pertanian tingkat Kecamatan berpedoman pada potensi wilayah desa secara keseluruhan dalam satu Kecamatan. Dengan demikian dari metode ini diharapkan dapat ditemukan komoditas potensial suatu wilayah yang belum diupayakan oleh petani tetapi memiliki prospek yang bagus untuk dikembangkan, utamanya dari aspek teknis, aspek ekonomi dan aspek sosial. Analisis potensi wilayah juga dapat dipergunakan untuk mengetahui komoditas pertanian yang sudah terlanjur dibudidayakan oleh masyarakat tetapi tidak memiliki kecocokan agroklimat dengan wilayah tersebut.Keadaan umum WKBPP UPTB-BPP Tabak Kanilan meliputi : letak geografis, sumber daya alam, sumber daya manusia, kelembagaan petani, produktivitas dan ketersediaan pangan, tehnologi ditingkat petani, kebutuhan usaha tani, kebijakan program/proyek serta rencana usaha kelompok selanjutnya.

A. LETAK  GEOGRAFI   Kecamatan Gunung Bintang Awai memiliki total luas wilayah 193.300 Ha  (193,3 Km²) dengan batas wilayah : -     Sebelah Timur berbatas dengan Kabupaten Barito Timur –    Sebelah Barat berbatas dengan Kecamatan  Dusun Utara –    Sebelah Utara berbatasan dengan Kecamatan Dusun Utara / Kabupaten Barito Utara –    Sebelah Selatan Kecamatan Dusun Selatan

B. SUMBER DAYA  ALAM

Menurut klasifikasi Schmidt Ferguson iklim di Kabupaten Barito Selatan adalah Type A sedangkan menurut Koppen adalah Type B, yaitu tropis basah dimana dipengaruhi oleh dua musim yaitu musim kemarau yang umumnya terjadi bulan Mei sampai Oktober, sedangkan musim penghujan  terjadi   pada   bulan November sampai dengan  April. Pada musim penghujan kegiatan usaha tani yang dominan di wilayah Kecamatan Gunung  Bintang  Awai  adalah  padi gogo, padi sawah, palawija, sayuran  dan budidaya ikan di kolam. Untuk Sub Sektor Peternakan, Perkebunan dan Kehutanan dapat diusahakan sepanjang tahun.

2.    Curah Hujan Rata Rata 10 Tahun.  Curah hujan tahunan relatif tinggi, rata-rata 10 tahun terakhir 4.515,74 mm, dengan rata-rata jumlah hari hujan per tahun adalah 101 hari.  Klasifikasi iklim diatas menurut MOHRbila dilihat dari curah hujan ada 3 ( tiga ) golongan  yaitu :

-  Bulan Basah : Bulan yang  mempunyai curah hujan lebih besar dari 100 mm.
-  Bulan Lembab : Bulan yang  mempunyai curah hujan antara 60 – 100mm.
-  Bulan Kering : Bulan yang mempunyai curah hujan dibawah 60 mm.

Temperatur rata-rata 33°C, temperatur maksimal mencapai 36°C, angin bertiup dari arah barat daya dan tenggara, berganti setiap 6 bulan. Dari hasil pengamatan tahun 2010 curah hujan terjadi sepanjang tahun  (12 bulan) dengan bulan basah 10 bulan, bulan lembab selama 1 bulan dan  bulan kering  1 bulan. Dengan demikian pola usaha tani berpindah-pindah dengan membuka hutan kurang cocok karena musim kemarau yang sangat diharapkan tidak dapat diandalkan. Curah hujan 10 tahun terakhir disajikan pada Tabel 2 dibawah ini.Sumber Data Dinas Pekerjaan Umum Barsel.


5.    Komodi Tanaman Pangan

Komoditi tanaman pangan yang diusahakan oleh para petani  di Kecamatan Gunung Bintang Awai meliputi tanaman padi, palawija, hortikultura dan sayur-sayuran yang biasanya ditanam pada bulan Oktober,  sedangkan panen pada bulan Maret s/d April tahun berikutnya. Luasan dan produktifitas Komoditi Tanaman Pangan terutama padi seluas 1.532,5 ha dengan produktifitas 298,25 kwt/ha.

6.    Tanaman Perkebunan Komoditi perkebunan yang diusahakan oleh petani di wilayah Kecamatan Gunung Bintang awai antara lain karet, kelapa, kakau dan kelapa sawit. Tanaman karet merupakan tanaman andalan petani di Wilayah Kecamatan Gunung Bintang awai, sebagian besar petani menggantungkan hidupnya dari hasil tanaman ini. Luasn dan produksi tanaman perkebunan utama yaitu karet 13.781 ha, kelapa 5.271 ha, kelapa sawit 18. ha dan kopi 65.713 ha.
 

b.   Ternak Unggas Tabel 11.    Populasi Dan Produksi Unggas

No Desa Ayam Itik Puyuh
Populasi (ekor) Produksi Populasi (ekor) Produksi Populasi (ekor) Produksi
(ton) Butir (ton) Butir (ton) Butir
1. Tabak Kanilan 324 0,09 1.800 85 0,01 980 - - -
2. Kayumban 211 0,13 880 250 - - - - -
3. Bipak Kali 200 0,15 820 10 - 90 - - -
4. Sarimbuah 764 0,1 400 35 0,002 900 - - -
5. Gagutur 463 0,1 450 25 0,002 250 - - -
6. Patas II 156 0,075 250 50 - 400 - - -
7. Malungai Raya 760 0,20 920 - - - - - -
8. Sire 785 0,62 415 62 - 500 - - -
9. Marga Jaya 867 0,16 200 - - - - - -
10. Muka Haji 750 0,5 550 50 0,03 1.200 - - -
11. Ruhing Raya 500 0,25 350 20 - 200 - - -
12. Bintang Ara 150 0,03 750 - - - - - -
13. Baruang 342 0,51 736 9 0,027 - - - -
14. Ngurit 202 0,25 400 20 0,03 150 - - -
15. Wungkur Baru 379 0,3 250 8 0,01 100 - - -
16. Muara Singan 1.817 0,5 2.000 200 - 900 - - -
17. Patas I 1.048 0,31 349 44 0,132 480 - - -
18. Sei Paken 250 0,14 200 - - - - - -
19. Wayun 585 0,8 500 19 - 250 - - -
20. Ugang Sayu 114 0,1 420 - - - - - -
21. Palurejo 700 0,45 1.000 263 - 2.300 - - -
Jumlah 11.367 5,765 13.640 1.150 0,243 8.700 - - -

 

 7.    Perikanan a.    Budidaya Ikan Dalam Keramba / Jaring Apung

Usaha budidaya ikan dalam keramba/jaring apung  maupun usaha budidaya ikan dalam keramba di daerah Kecamatan Gunung Bintang Awai masih belum begitu diminati masyarakat, hal itu disebabkan karena sebagian besar masyarakat umumnya banyak yang melakukan kegiatan usaha di bidang lainnya yang dianggap lebih menguntungkan jika dibandingkan dengan usaha budidaya ikan.  

9.    Luas Pola Usahatani Tabel  16. Luas Pola Usahatani dan Jumlah Kepala Keluarga Tani

No. Desa Pola Usaha Tani (Ha) Petani(KK)
Sawah Lahan Kering
1. Tabak Kanilan 285 6 290
2. Kayumban 110 100 210
3. Bipak Kali - 700 280
4. Sarimbuah 50 35 80
5. Gagutur - 48 45
6. Patas II - 24 19
7. Malungai Raya - 88 152
8. Sire 115 80 154
9. Marga Jaya 1 6 7
10. Muka Haji 85 50 105
11. Ruhing Raya - 30 20
12. Bintang Ara - 75 83
13. Baruang 14,5 6 21
14. Ngurit - 427,5 217
15. Wungkur Baru - 20 25
16. Muara Singan 100 50 280
17. Patas I 3 25 30
18. Sei Paken - 75 92
19. Wayun - - -
20. Ugang Sayu 5 194 194
21. Palurejo - 240 504
Jumlah 768 2.279,5 2.808

Dari Tabel 16 diatas dapat kita simpulkan bahwa pola usahatani masyarakat wilayah Kecamatan Gunung Bintang Awai masih di dominasi oleh usaha budidaya pada lahan kering dan sangat tergantung pada keadaan musim.

B.  SUMBER DAYA MANUSIA

1.    Jumlah Sumber Daya Penyuluh Sumber Daya Manusia Penyuluh Pertanian baik PNS Maupun THL TB yang ada merupakan ujung tombak sangat menentukan keberhasilan tujuan pembangunan pertanian WKBPP UPTB-BPP Tabak Kanilan  disajikan pada Tabel 17 dibawah ini:

 Tabel 17. Jumlah Penyuluh UPTB BPP Kecamatan Gunung Bintang Awai

No Desa Nama Pangkat / Gol Ruang Jabatan
1 Tabak Kanilan AKIPTAN - THL TB
2. Kayumban HAREASI - THL TB
3. Bipak Kali EKA SUMITRO, SP - THL TB
4. Sarimbuah SALIMENI, SP Penata Muda  / III a PP.Pertama
5. Gagutur CITANI - THL TB
6. Patas II H.M. HAIRANI, SP Penata Muda  / III a PPP. Lanjutan
7. Malungai Raya APRIANTO. P - THL TB
8. Sire YENTHAINE - THL TB
9. Marga Jaya YESIANA Pengatur Muda TK I / II b PP.Pelaksana
10. Muka Haji SURADI Pengatur          / II c PP. Pelaksana
11. Ruhing Raya LINGAI Penata Muda / III a PPP. Lanjutan
12. Bintang Ara LEGIANTO - THL TB
13. Baruang HORIATI, SP - THL TB
14. Ngurit BERIANSYAH - THL TB
15. Wungkur Baru HARIATI - THL TB
16. Muara Singan ADY CHANDERA, A.Md Pengatur / II c PP.Pelaksana
17. Patas I SRI SUMIATI Pengatur Muda TK I / II b PP.Pelaksana
18. Sei Paken CHRISTMAS.P, A.Md - THL TB
19. Wayun FERINIA Pengatur Muda TK I / II b PP.Pelaksana
20. Ugang Sayu ERMA SERIAYU - THL TB
21. Palurejo ABDIN FOWO, SP - THL TB

    2.    Jumlah Penduduk Menurut Golongan Umur

Jumlah penduduk menurut golongan umur di Kecamatan Gunung Bintang Awai, dapat dibagi menjadi 3 kategori meliputi golongan umur 0-18 tahun dimana pada golongan usia ini merupakan masa belum produktif sampai produktif, golongan umur 19-75 tahun dimana pada golongan tersebut merupakan usia yang sangat produktif sampai dengan usia sudah tidak produktif dan golongan umur yang tidak produktif sama sekali yaitu golongan umur di atas 76 tahun. Golongan umur penduduk Kecamatan Gunung Bintang Awai, dapat disajikan pada Tabel 18 dibawah ini:

Tabel 18. Jumlah Penduduk Menurut Golongan Umur

No. Desa Umur (tahun/jiwa) Jenis Kelamin (jiwa) Total(Jiwa)
0 -18 19 – 75 > 76 Laki-laki Perempuan
1. Tabak Kanilan 1.718 1.053 198 1.577 1.394 2.968
2. Kayumban 154 108 475 372 365 737
3. Bipak Kali 340 384 47 410 361 771
4. Sarimbuah 76 134 35 115 130 245
5. Gagutur 350 353 127 445 545 990
6. Patas II 148 180 4 171 161 332
7. Malungai Raya 176 264 35 234 241 475
8. Sire 232 325 15 269 258 527
9. Marga Jaya 58 200 10 143 127 270
10. Muka Haji 157 227 153 294 293 587
11. Ruhing Raya 260 137 2 210 189 399
12. Bintang Ara 262 269 22 304 249 553
13. Baruang 80 148 13 130 111 243
14. Ngurit 300 783 21 523 581 1.104
15. Wungkur Baru 107 181 29 171 146 317
16. Muara Singan 502 787 97 739 647 1.386
17. Patas I 992 1.596 12 1.361 1.239 2.600
18. Sei Paken 91 136 25 120 132 252
19. Wayun 322 586 72 522 458 980
20. Ugang Sayu 322 265 493 539 540 1.079
21. Palurejo 792 1.579 10 1.212 1.169 2.381
Jumlah 7.439 9.695 1.895 9.861 9.336 19.196

Berdasarkan Tabel di atas dapat kita jelaskan bahwa golongan umur yang dominan di Kecamatan Gunung Bintang Awai adalah berkisar pada usia produktif dan persentase laki-laki lebih banyak dibandingkan Perempuan. Golongan umur produktif dan jenis kelamin tersebut merupakan suatu sumber daya yang sangat bermanfaat bagi kegiatan pembangunan pertanian, dimana pada usia produktif dan tenaga yang kuat tersebut akan lebih mampu dalam melakukan berbagai kegiatan usaha termasuk bidang usahatani.

3.    Jumlah Penduduk

Jumlah penduduk menurut pendidikan di Kecamatan Gunung Bintang Awai  secara umum menggambarkan bahwa sumber daya manusia cukup memadai, namun secara teknis di bidang teknologi budidaya dimiliki petani masih relatif rendah. Hal itu merupakan sasaran utama kegiatan penyuluhan dilaksanakan, sehingga Pengetahuan, Keterampilan dan Sikap petani akan berubah lebih baik. Dari Tabel di atas dapat kita jelaskan bahwa tingkat pendidikan penduduk di Kecamatan Gunung Bintang Awai adalah rata-rata berpendidikan dasar sampai menengah sampai, namun juga cukup banyak yang sudah berpendidikan tinggi. Keadaan tersebut merupakan potensi yang besar dan sangat menunjang dalam upaya pengembangan pertanian, diamana masyarakat akan lebih mudah memahami dan mengerti informasi yang berkembang dan lebih maju dari penyuluh maupun dari media informasi lainnya.

4.    Jumlah Penduduk Menurut Jenis Pekerjaan

Penduduk Kecamatan Gunung Bintang Awai dapat dikelompokkan menjadi 5 jenis kategori antara lain : PNS, pedagang, petani-nelayan, buruh tani dan swasta lain. Kelompok petani merupakan kelompok terbesar  karena mayoritas penduduk  di Kecamatan Gunung Bintang Awai merupakan petani tanaman pangan dan pekebun.

No Desa PNS TNI/Polri Peda-gang Petani/Nelayan BuruhTani SwastaLainnya KKPetani KK
1. Tabak Kanilan 136 23 201 1.693 235 651 342 502
2. Kayumban 8 - 12 181 - 8 90 210
3. Bipak Kali 6 - 10 280 - 8 280 288
4. Sarimbuah 5 - 2 60 - - 60 67
5. Gagutur 26 - 10 605 - 77 180 263
6. Patas II 6 - 4 69 6 9 79 92
7. Malungai Raya 3 - 3 152 - 2 152 160
8. Sire 1 - 15 65 - - 124 155
9. Marga Jaya 2 - 9 54 20 - 74 85
10. Muka Haji 7 - 10 126 24 13 120 150
11. Ruhing Raya 11 1 5 300 7 55 70 81
12. Bintang Ara 8 - 3 125 - - 125 136
13. Baruang 4 - 4 52 1 3 62 68
14. Ngurit 10 - 2 271 - - 271 281
15. Wungkur Baru 2 - 11 180 - 20 51 84
16. Muara Singan 5 - 22 219 21 63 284 379
17. Patas I 60 4 102 484 20 469 259 315
18. Sei Paken 3 - 10 150 - 15 150 178
19. Wayun 10 - 24 45 50 15 134 278
20. Ugang Sayu 61 - 29 182 - 150 194 434
21. Palurejo 3 - 30 450 48 60 156 525
Jumlah 377 28 518 5.743 432 1.618 3.257 4.731

Berdasarkan Tabel di atas, dapat kita jelaskan bahwa 66% penduduk Kecamatan Gunung Bintang Awai memiliki mata pencaharian di bidang pertanian, yang berarti potensi untuk mengembangkan pertanian akan disambut baik oleh sebagian besar masyarakat.

C.  KELEMBAGAAN USAHA TANI

1.    Kelas Kelompok tani Tabel  

No Nama Desa Kelas Kelompok Tani (buah)
Blm dikukuhkan Pemula Lanjut Madya Utama
1. Tabak Kanilan 4 2 - 2 -
2. Kayumban - 1 4 - -
3. Bipak Kali 4 - - - -
4. Sarimbuah 1 1 2 - -
5. Gagutur - 6 - - -
6. Patas II - 6 - - -
7. Malungai Raya - 6 - - -
8. Sire - 3 1 - -
9. Marga Jaya 1 4 - - -
10. Muka Haji - 3 3 - -
11. Ruhing Raya - 1 2 - -
12. Bintang Ara - 2 - - -
13. Baruang - 4 - - -
14. Ngurit - 5 - - -
15. Wungkur Baru 1 5 -
16. Muara Singan - 7 - - -
17. Patas I 4 6 - - -
18. Sei Paken - 7 - - -
19. Wayun 3 5 - - -
20. Ugang Sayu - 2 2 - -
21. Palurejo - 3 - - -
Jumlah. 18 79 14 2 -

 2.    Jumlah Anggota dan Rata-Rata Luas Garapan Tabel  

No  Desa / Kelompok Tani Jumlah Rata2Luas Garapan (ha) Status Pemilikan (KK)
AnggotaKel. Tani AnggotaMasuk KUD Pemi-lik Penggarap Buruh Sakap
1. Tabak Kanilan 190 - 1 84 6 - -
2. Kayumban 90 - 1 90 - - -
3. Bipak Kali 73 - 1 73 - - -
4. Sarimbuah 80 - 1 80 - - -
5. Gagutur 151 - 1 151 - -
6. Patas II 63 - 3 58 - 6 -
7. Malungai Raya 140 - 1 140 - - -
8. Sire 126 - 0,5 126 - - -
9. Marga Jaya 122 - 1 122 - - -
10. Muka Haji 126 - 1 122 - - -
11. Ruhing Raya 69 - 1 69 - - -
12. Bintang Ara 30 - 1,5 30 - - -
13. Baruang 38 - 2 76 - - -
14. Ngurit 177 - 1 177 - - -
15. Wungkur Baru 116 - 1 116 - - -
16. Muara Singan 165 - 1 165 - - -
17. Patas I 265 - 1 265 - - -
18. Sei Paken 150 - 1 150 - - -
19. Wayun 200 - 1,5 180 20 10
20. Ugang Sayu 114 - 1 114 - - -
21. Palurejo 57 - 0,5 28 - - -
Jumlah 2.542 - 24 2.416 26 16 -

3.    Kelembagaan Desa

No Desa Kelembagaan Desa (Buah)
Pemdes BPD PKK Kel.Tani Gapoktan P3A UPJA Posyandu KWT Dasa Wisma K.Taruna LPM
1. Tabak Kanilan 1 1 1 8 1 1 - 1 1 1 1 1
2. Kayumban 1 1 1 4 1 1 - 1 1 1 1 1
3. Bipak Kali 1 1 1 1 - - - 1 - - 1 -
4. Sarimbuah 1 1 1 4 1 - - 1 - 1 1 1
5. Gagutur 1 1 1 6 1 - - 1 - 1 1 1
6. Patas II 1 1 1 6 - - 1 1 3 4 1 -
7. Malungai Raya 1 1 1 6 - - - 1 - - - -
8. Sire 1 1 1 4 1 - - 1 - 1 1 1
9. Marga Jaya 1 1 1 5 1 - - 1 - - - -
10. Muka Haji 1 1 1 6 1 1 - 1 - 1 1 -
11. Ruhing Raya 1 1 1 7 1 - - 2 - 2 1 1
12. Bintang Ara 1 1 1 2 1 - - 1 - - - -
13. Baruang 1 1 1 2 - - - 1 - 1 - -
14. Ngurit 1 1 1 6 1 - - 1 - - 1 -
15. Wungkur Baru 1 1 1 6 1 - 1 1 3 - - -
16. Muara Singan 1 1 1 4 1 - - 2 - - - -
17. Patas I 1 1 1 10 - - - 2 1 1 1 1
18. Sei Paken 1 1 1 7 - - - 1 - - - -
19. Wayun 1 1 1 8 - - 1 1 - - 1 1
20. Ugang Sayu 1 1 1 4 1 - 1 1 1 1 - -
21. Palurejo 1 1 1 3 - - - 1 - - - -
Jumlah 21 21 21 109 13 3 4 24 10 15 12 8

   E.  PRODUKTIFITAS DAN KETERSEDIAAN PANGAN Produksi beras di Kecamatan Gunung Bintang Awai sebesar 2.148,68  ton/tahun sedang konsumsi mencapai 2.915,76 ton/tahun, ini menunjukan bahwa produksi beras - 849,64 atau masih belum mencukupi kebutuhan masyarakat di Kecamatan Gunung Bintang Awai. Produktifitas dan Ketersediaan Pangan di Kecamatan Gunung Bintang Awai tahun 2011 dapat sajikan pada Tabel 24 sebagai berikut:

Tabel 24.  Produktifitas Dan Ketersediaan Beras

No. Desa Jumlah Penduduk(jiwa) Produksi/thn  (Ton) Produktifitas /ha/thn (Kwintal) Konsumsi/thn (Ton) Surplus /Minus (ton)
GKG Beras
1. Tabak Kanilan 2.968 438,1 284,7 28 427,5 - 142,8
2. Kayumban 737 45,3 29,4 21 106,1 - 76,7
3. Bipak Kali 768 147,68 96 19 110,6 - 14,6
4. Sarimbuah 245 160,32 96,19 2,35 35,28 + 60,91
5. Gagutur 830 82,90 53,08 18 119,52 66,44
6. Patas II 332 31 20,15 18 47,8 -27,65
7. Malungai Raya 2.571 145,08 94,30 20 370,22 - 275,92
8. Sire 572 101,2 65,8 17,5 61,78 + 4,02
9. Marga Jaya 293 7,254 4,715 18 28,44 - 23,72
10. Muka Haji 587 210,37 136,74 29 84,52 + 52,22
11. Ruhing Raya 389 39,9 25,93 19 56,01 - 30,08
12. Bintang Ara 543 130,15 84,59 19 78,19 + 6,4
13. Baruang 243 25,59 18,78 15 42,86 - 24,08
14. Ngurit 1.104 211,6 137,54 1,9 127,3 + 10,24
15. Wungkur Baru 313 29,53 17,71 19 45,07 - 27,36
16. Muara Singan 1.386 181,3 117,8 20 119,5 1,7
17. Patas I 2.600 28,9 20,4 15 458,6 - 438,2
18. Sei Paken 643 120 78 18 92,59 - 14,59
19. Wayun 980 - - - 141,12 - 141,12
20. Ugang Sayu 1.079 295,3 191,9 19 155,3 + 36,6
21. Palurejo 2.381 345 224,25 15 342,86 - 118,61
Jumlah. 21.564 2.776,47 1.797,97 351,75 3.051,16 - 1116,9

  Dari Tabel di atas dapat kita jelaskan bahwa tingkat produktifitas dan ketersediaan beras wilayah Kecamatan Gunung Bintang Awai masih belum mampu menyediakan pangan yang cukup untuk penduduknya (Minus 1.116,9 Ton), kondisi demikian disebabkan oleh kebiasaan petani yang masih melakukan pertanaman padi pada lahan kering (padi Gogo) dengan tingkat produktifitas yang sangat rendah dibandingkan dengan pertanaman padi lahan basah atau padi sawah.

F.         SARANA DAN PRASARANA Sarana dan prasarana yang ada di Kecamatan Gunung Bintang Awai meliputi sarana prasarana usaha tani,  transportasi usaha tani, sarana produksi dan  sarana prasarana perekonomian.

1.   Sarana Prasarana Irigasi

Kondisi sarana prasaran irigasi yang ada di wilayah Kecamatan Gunung Bintang Awai dapat disajikan pada Tabel 25 berikut ini:

Tabel 25.  Sarana Prasarana Irigasi

No. Desa Irigasi Pompa (bh) Saluran Irigasi (m)
Primer Sekunder Tersier
1. Tabak Kanilan - 800 2.000 2.600
2. Kayumban 1 450 572 612
3. Bipak Kali - - - -
4. Sarimbuah - - - -
5. Gagutur - - - -
6. Patas II - - - -
7. Malungai Raya - - - -
8. Sire - - 1.740 -
9. Marga Jaya - - - -
10. Muka Haji - - 100 4.200
11. Ruhing Raya - - - -
12. Bintang Ara - - - -
13. Baruang - - - -
14. Ngurit - - - -
15. Wungkur Baru - - - -
16. Muara Singan - - - -
17. Patas I - - - -
18. Sei Paken - - - -
19. Wayun - - - -
20. Ugang Sayu - - - -
21. Palurejo - - - -
Jumlah 1 1.250 4.412 7.412

Dari Tabel di atas dapat kita jelaskan bahwa kondisi irigasi pertanian di daerah Kecamatan Gunung Bintang Awai masih belum memadai, hal itu terlihat dari jumlah dan luasan irigasi, sementara daerah ini cukup rawan terhadap kekeringan ataupun sebaliknya.

2.   Sarana Prasarana Transportasi Usaha Tani

Tabel 26.  Sarana Prasarana Transportasi Usaha Tani

No. Desa Jenis (buah) Ket
Jalan Jembatan Perahu Prh.Motor Motor
1. Tabak Kanilan 5 5 96 28 1.320
2. Kayumban 2 1 21 6 20
3. Bipak Kali 4 1 - - 65
4. Sarimbuah 2 1 - - 35
5. Gagutur 2 - - - 150
6. Patas II 3 4 25 12 42
7. Malungai Raya 4 1 - - 120
8. Sire 2 2 15 40 130
9. Marga Jaya 6 2 - - 25
10. Muka Haji 1 1 40 30 25
11. Ruhing Raya 5 - - - 30
12. Bintang Ara 1 - 10 5 -
13. Baruang 1 - 21 2 46
14. Ngurit 1 - - - 150
15. Wungkur Baru 4 - - - 51
16. Muara Singan 5 4 120 65 258
17. Patas I 3 6 15 3 35
18. Sei Paken 1 2 - - 15
19. Wayun 8 2 - - 900
20. Ugang Sayu 6 1 - - 80
21. Palurejo 3 2 - - 56
Jumlah 69 35 363 191 3.417  

  3.  Sarana Prasarana Produksi Usaha Tani

Tabel 27.  Sarana Prasarana Produksi Usaha Tani

No Desa Jenis (buah) Ket
Traktor Hand Traktor Power Treser Hand Sprayer Pengilingan Padi Gudang Lumbung Pangan
1. Tabak Kanilan - 1 3 615 4 1 1
2. Kayumban - 1 1 15 1 1 -
3. Bipak Kali - - - 30 1 - -
4. Sarimbuah - - - 10 - - -
5. Gagutur - - - 75 1 - -
6. Patas II - - - 14 - - -
7. Malungai Raya - - - 80 1 - -
8. Sire - - - 75 3 - -
9. Marga Jaya - - - 20 - - -
10. Muka Haji - - - 50 1 - -
11. Ruhing Raya - - - 40 - - -
12. Bintang Ara - - - 30 - - -
13. Baruang - - - 25 1 - -
14. Ngurit - - - 80 - - -
15. Wungkur Baru - 1 - 20 1 - -
16. Muara Singan - 1 - 30 2 1 -
17. Patas I - - 4 83 2 - -
18. Sei Paken - - - 15 - - -
19. Wayun - 1 - 100 1 - -
20. Ugang Sayu - 1 - 35 2 - -
21. Palurejo - - - 50 1 - -
Jumlah   6 8 1.492 22 3 1  

  4.    Sarana dan Prasarana Ekonomi

Tabel  28.  Sarana Prasarana Perekonomian

No Desa Jenis (buah) Ket
Pasar Toko KiosSembako Kios Saprodi
1. Tabak Kanilan 2 4 198 1
2. Kayumban 1 1 2 1
3. Bipak Kali - - 6 -
4. Sarimbuah - - 3 -
5. Gagutur 1 - 10 -
6. Patas II 1 - 4 -
7. Malungai Raya - - 2 -
8. Sire - - 20 -
9. Marga Jaya - - 10 -
10. Muka Haji - 6 3 -
11. Ruhing Raya - 1 6 -
12. Bintang Ara - - 3 -
13. Baruang 2 - 1 -
14. Ngurit 1 - 5 -
15. Wungkur Baru 1 - 5 -
16. Muara Singan - - 22 -
17. Patas I 1 32 20 4
18. Sei Paken - - 5 -
19. Wayun 1 - 24 -
20. Ugang Sayu 1 - 29 -
21. Palurejo 1 - 35 2
Jumlah 13 44 413 8  


3.   
Alat-Alat Pertanian Utama

Tabel 33.  Jenis alat-alat pertanian utama

No. Desa Jenis Alat Pertanian (buah)
Hand Traktor Hand Sprayer Sabit Bererigi Cangkul Lainnya
1. Tabak Kanilan 1 615 120 287 360
2. Kayumban 1 15 - 10 60
3. Bipak Kali - 30 - 30 30
4. Sarimbuah - 6 - 50 100
5. Gagutur - 72 - 145 50
6. Patas II - 14 - 17 93
7. Malungai Raya - 80 - 26 18
8. Sire - 51 - 50 100
9. Marga Jaya - 20 10 10 50
10. Muka Haji - 50 25 60 200
11. Ruhing Raya - 40 - 25 50
12. Bintang Ara - 30 - 15 100
13. Baruang - 15 - 35 100
14. Ngurit - 20 - 50 100
15. Wungkur Baru 1 15 - 50 100
16. Muara Singan 1 250 170 284 30
17. Patas I - 83 11 40 40
18. Sei Paken - 20 - 24 12
19. Wayun 1 100 - 267 100
20. Ugang Sayu 1 30 - 80 100
21. Palurejo - 50 100 75 30
Jumlah 6 1.606 436 1.630 1.823

  

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s